TIAKUR, Lintas-Berita.com – Bupati Maluku Barat Daya (MBD), Benyamin Thomas Noach, menghadiri sekaligus turut membuka rangkaian kegiatan Perayaan Hari Besar Gerejawi (PHBG) dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Gereja Protestan Maluku (GPM) ke-91 tahun 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Panitia PHBG Sektor Solagratia dan Betabara tersebut diawali dengan parade yang mengambil titik start dari Gereja Eliora menuju Lapangan Solagratia dan Betabara (Sobat), Jalan PLN Tiakur, Kabupaten MBD, Jumat (21/8/2026).
Perayaan HUT GPM ke-91 tahun 2026 mengusung tema “Bersyukur dan Tekunlah Bermisi dengan Takut Akan Allah.”
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati MBD Benyamin Thomas Noach bersama Ketua TP-PKK MBD, Rellu Noach, Wakil Bupati MBD Agustinus L. Kilikily bersama istri Elen Kilikily, Sekretaris Daerah MBD Eduard J.S. Davidz, Ketua Klasis Lemola, serta para majelis jemaat Tiakur.
Sebanyak 12 sektor turut ambil bagian dalam kegiatan pembukaan PHBG tersebut. Kegiatan ditandai dengan penyerahan piala bergilir dari Sektor Betabara kepada Ketua Majelis Jemaat Tiakur, Pdt. Ny. Eflawa.
Pembukaan kemudian dilanjutkan dengan penyalaan api obor sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian kegiatan PHBG dalam rangka HUT GPM ke-91.
Dalam sambutannya, Bupati Benyamin Thomas Noach mengajak seluruh warga jemaat untuk menjadikan momentum HUT GPM sebagai kesempatan memperkuat kehidupan iman, membangun karakter, serta terus menebarkan nilai-nilai kebenaran dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, gereja dan umat percaya memiliki tanggung jawab untuk hidup benar, menjauhi kejahatan, menghormati pemerintah, serta menjaga toleransi antarumat beragama.
Ia juga mengingatkan pesan Tuhan Yesus kepada para murid bahwa umat percaya merupakan garam dan terang dunia.
“Yang dibutuhkan oleh kita adalah komitmen untuk membentuk karakter hidup yang lebih luas, agar jemaat ini dapat bertumbuh menjadi lilin-lilin kecil yang menerangi setiap hati yang penuh kegelapan,” ujar Noach.
Bupati juga mengibaratkan setiap warga jemaat sebagai lilin yang harus mampu menyalakan lilin lainnya. Menurutnya, terang tidak boleh hanya dinikmati oleh diri sendiri, tetapi harus dibagikan sehingga mampu menerangi lingkungan sekitar.
“Lilin itu menyala dan menerangi. Lilin tidak akan berkurang ketika menyalakan lilin yang lain. Mari sama-sama menyala dan menerangi alam sekitar supaya tidak ada kegelapan,” katanya.
Terkait rangkaian pertandingan dan perlombaan PHBG, Bupati meminta seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan kebersamaan.
“Semangatnya maksimal, tetapi emosinya minimal. Bisa semangat sampai sepuluh, tetapi emosional tetap nol,” pesan Noach.
Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan setiap pertandingan sebagai sarana mempererat persaudaraan.
“Bermain di Lapangan Sobat datang sebagai sobat, pulang sebagai sobat, dan besok juga masih tetap bersama,” ujarnya.
Bupati menegaskan Pemerintah Kabupaten MBD terus memberikan apresiasi dan menaruh harapan besar kepada Gereja Protestan Maluku, khususnya jemaat-jemaat di Kabupaten MBD, agar terus menjalankan pelayanan kepada umat sekaligus menjaga toleransi dan menopang pembangunan daerah.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada panitia PHBG yang telah mempersiapkan dan memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan serta perlombaan dalam menyongsong HUT ke-91 GPM.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan kegiatan PHBG.
Ia mengungkapkan, berdasarkan laporan panitia, kebutuhan anggaran kegiatan mencapai sekitar Rp100 juta. Menurutnya, dukungan tersebut masih akan ditambah sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kegiatan keagamaan dan pembinaan kebersamaan warga jemaat.
Bupati berharap seluruh rangkaian PHBG dapat berlangsung aman dan lancar dengan tetap mengedepankan solidaritas serta kekompakan.
“Pesan saya, tetap jaga keamanan, kebersamaan, solidaritas dan kekompakan sebagai panitia maupun peserta lomba dari masing-masing sektor. Kita adalah satu, bukan dilihat dari setiap kegiatan lomba, tetapi bagaimana menyajikan lomba tersebut sebagai sarana pemersatu antar warga jemaat,” tandasnya.(LB.01)







