KAIRATU, LINTAS-BERITA.COM,- Wakapolres Seram Bagian Barat (SBB), Kompol Pieter F. Matahelumual, S.H., M.H., mengingatkan para pelajar agar mengutamakan akhlak, kedisiplinan, dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan saat dirinya bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMA Negeri 2 Seram Bagian Barat, Desa Waesamu, Kecamatan Kairatu Barat, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIT tersebut merupakan bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik) Polres SBB untuk memperkuat kedekatan Polri dengan lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter generasi muda.
Upacara diikuti Kapolsek Waisarissa Ipda Steven Ette, S.H., Kepala SMA Negeri 2 SBB Rileks Titabano, S.Pd., M.Pd., Kanit Binmas Polsek Waisarissa, dewan guru, staf tata usaha, serta ratusan siswa.
Wakapolres SBB Tekankan Pentingnya Akhlak
Dalam amanatnya, Kompol Pieter menegaskan bahwa kecerdasan akademik harus diimbangi dengan akhlak, budi pekerti, etika, dan sopan santun. Ia mengajak para siswa membiasakan diri disiplin, menaati aturan sekolah, menghormati guru, serta menjaga perilaku di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
“Anak-anak sekalian boleh menjadi pintar, tetapi memiliki akhlak, budi pekerti, etika, dan sopan santun adalah suatu keharusan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi kenakalan remaja, perkelahian, kekerasan, penyalahgunaan narkoba, dan konsumsi minuman keras, termasuk sopi. Menurutnya, perilaku tersebut dapat merusak masa depan dan membawa konsekuensi hukum.
Selain itu, Wakapolres mengutip ajaran dalam Kitab Taurat kelima mengenai pentingnya menghormati ayah dan ibu sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
“Apabila terlibat dalam permasalahan hukum, bukan hanya diri sendiri yang akan menanggung akibatnya, tetapi juga orang tua dan keluarga yang ikut merasakan kesedihan,” ujarnya.
Ajak Siswa Saling Menghargai dan Rendah Hati
Di akhir amanat, Kompol Pieter berpesan agar para siswa tetap rendah hati, saling menghargai, dan tidak merasa paling hebat dibandingkan orang lain.
“Sesama teman harus baku keku, jangan baku kuku,” pesannya yang disambut antusias para siswa.
Ungkapan tersebut menjadi ajakan bagi pelajar untuk menjaga persaudaraan, mempererat kebersamaan, dan menghindari pertengkaran antarteman.
Ia kemudian menutup amanat dengan motivasi agar siswa terus berusaha memberikan yang terbaik dalam meraih cita-cita.
“Do the best as you can and let it go. Lakukan yang terbaik semampu kalian, teruslah berusaha, dan serahkan hasilnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ungkapnya.
Polidik Perkuat Kedekatan Polisi dan Sekolah
Sementara itu, Kapolsek Waisarissa Ipda Steven Ette mengatakan, program Polisi Peduli Pendidikan bertujuan membangun kedekatan antara Polri dan lingkungan sekolah sekaligus meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya kedisiplinan serta pencegahan kenakalan remaja.
Melalui kegiatan tersebut, Polres SBB berharap pesan-pesan kamtibmas dapat dipahami sejak dini dan diterapkan para pelajar dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Upacara bendera di SMA Negeri 2 Seram Bagian Barat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (LB/01)







