Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Kodim 1511/P.Moa, Hadiri Pengukuhan Bunda Literasi
Winreli, Lintasberita.com_ Ketua Persit kartika candra kirana cabang XXXIX kodim 1511/Pulau Moa, Ny. Tina Hartina Galih Perkasa menghadiri pengukuhan 3 (tiga) Bunda Literasi di kecamatan yakni, kecamatan Kisar Selatan, Kisar Utara dan Kepulauan Romang yang berlangsung di gedung serba guna Desa wonreli kecamatan kisar Selatan Kabupaten Maluku Barat Daya, Selasa (23/08/22).
“Para bunda ini diharapkan akan menjadi contoh pembudayaan gemar membaca di tengah keluarga, karena ibu dan keluarga adalah perpustakaan bagi seorang anak.
Dalam sambutan Bunda Literasi Kabupaten Maluku Barat Daya, Rely A.H.Noach bahwa, Budaya membaca itu penting, tapi nyatanya kita tergolong negara yang budaya literasinya rendah. di kawasan asean, posisi budaya literasi Indonesia berada dibawah Singapura, Malaysia, dan Thailand. sebagai negara dengan penduduk menulis, terbanyak ke 5 di dunia, masyarakat Indonesia membaca, tidak gemar dianggap berhitung, ataupun berkreasi, yang merupakan ciri kuat dari tingkat budaya literasi suatu bangsa,” kata Rely.
Lanjut Rely, Rendahnya budaya literasi karena tidak akan ada negara yang kompetitif atau maju di dunia ini bila tidak ada budaya literasi yang berkualitas. Saat ini tradisi baca atau budaya literasi masyarakat sudah harus dimulai dari kita semua. oleh kita semua, dan untuk kita semua.
Menururnya, Salah satu tujuan negara yang tertuang dalam UUD 1945 adalah mencerdaskan kehidupan merupakan tugas dan tanggung jawab bangsa. Maka itu, terobosan yang dilakukan pemerintah adalah menjadikan semua istri gubernur, istri bupati, istri camat, dan istri kepala desa sebagai bunda literasi,” Ubgkapnya.
Dikatakannya, Bunda literasi kecamatan yang sudah dikukuhkan antara lain bunda literasi kecamatan Leti, Moa & Lakor, dan hari ini saya melanjutkan dengan mengukuhkan bunda literasi kec. Kisar selatan dan kec. Kisar Utara untuk membantu saya melaksanakan tugas mencerdaskan anak-anak bangsa yang ada di wilayah kabupaten maluku barat daya,” Ucapnya.
Diakui, Berdasarkan data unesco bahwa literasi bangsa indonesia berada pada urutan kedua dari bawah. minat baca bangsa indonesia sangat memprihatinkan yaitu 0,001 persen artinya diantara 1000 orang indonesia.
Dirinya berharap, agar dalam melaksanakan tugas dan tangung jawab selaku Bunda Linterasi di kecamatan dapat melakukanya dengan baik dan benar demin kemajuan anak-anak bangsa dalam gemar membaca,” Pungkasnya.(LB.01)







